Thursday, May 21, 2015

Tolak Bala Ala Sungai Patai

Apa yang ada pikirkan ketika tinggal orang tua, tentu sedih, bahkan bias menangis mengenal orang tua yang  meninggal. Kasih sayang yang selama ini didapat dari orang tua hanya tinggal kenangan saja. Banyak kasus yang tersiar di media anak-anak yatim atau piatu yang terlantarkan karena tidak ada yang mengurusnya. 

Menyapih Anak bagian Acara Turun mandi

Menyapih anak dalam berbagai pembahasan berarti menyusui bayi sampai umur 2 tahun. Proses menyapih anak ini membantu perkembangan anak. Namun, di nagari Sungai Patai, menyapih anak menjadi bagian dari prosesi adat mandi pincuan atau turun mandi. Pada bagian terdahulu Nagari sungai patai acara ini adalah bagian kedua dari acara tersebut.

Saturday, May 16, 2015

Mandi Pincuan : Turun Mandi Ala Sungai Patai

Anak adalah titipan Adalah titipan dari Alllah SWT. Rasa syukur setelah mendapatkan anak dalam masyarakat minangkabau dilakssnakan dalam bentuk upacara adat. Yang dikenal dengan Turun Mandi. Lazim setiap upacara adat yang berlaku di Minangkabau di Sungai Patai, Prosesi turun mandi disebut dengan Mandi Pincuan.  Prosesi Adat Istiadat "Anak Mandi Pincuan" (Pincuan artinya Pincuran) merupakan sebuah acara kenduri sederhana dalam mengungkapkan rasa syukur kepada Allah SWT karena telah dikaruniai seorang anak yang baru lahir.

Thursday, May 7, 2015

Lambang Silek Sungai Patai

Kemunculan silat Silat Sungai Patai
Pada dasarnya seni tradisional adalah modal awal sebagai filterisasi kebudayaan luar. Banyaknya masuk pengaruh luar mengakibatkan kesenian local terabaikan, sebagai mana dengan silat. Silat merupakan bagian dari kebuadayaan local yang menjadi seni bela diri yang ada di Nuasantara. Setidaknya perkembangan silat belum se-populer karate, judo.

Thursday, April 30, 2015

Budaya Kuliner Minang

Etnis Minang, mempunyai banyak resep masakan serta minuman tradisional sebagai kekayaan budaya kuliner Indonesia.Makanan dari etnis, lebih sering disebut Masakan Padang, umumnya memiliki cita rasa yang pedas berbumbu dan dalam pengolahannya banyak memakai santan kelapa. Padusi minang, sangat terkenal dengan keahlian memasaknya. Demikian pula kaum lelaki minang pun memiliki keahlian dalam masak-memasak. Dalam setiap kesempatan acara dan kenduri ; Upacara sepanjang kehidupan manusia, Upacara Yang Berkaitan dengan Perekonomian, Upacara keselamatan, selalu terhidang aneka ragam masakan. Diantara semua ragam masakan itu, maka rending merupakan menu utama disetiap kesempatan.Minang memiliki adat dan budaya yang sedemikian kuat. Didukung oleh alam yang indah dan kaya raya dengan hasil alamnya, yang mampu memenuhi kebutuhan pokok hidup manusianya. Masyarakatnya yang dinamis, namun telah memiliki pedoman hidup yang bersandarkan pada falsafah alam, dalam pola hubungan serasi antara manusia dan individu dengan alamnya, sehingga alam berkembang jadi guru. 
Dibidang kuliner, masyarakat semulanya membutuhkan makanan untuk kekuatan tubuh, yang diperoleh dari bahan makanan yang mengandung karbo hidrat. Mereka menanam padi. Mereka memasak nasi. Kemudian mereka melengkapi dengan lauk pauk yang diperoleh dari binatang ternak yang dipelihara dan hidup di alam. Resep dasar, yang dapat menyeimbangkan antara cita dan rasa masakan, diracik dengan menggunakan bumbu- bumbu yang mengandung khasiat tertentu. Cita rasa yang utama di temui pada masakan khas Minang adalah gurih dan pedas.Rasa gurih dan pedas tersebut diperoleh dari santan dan cabai merah yang memang banyak di konsumsi orang Minang. Rasa gurih dan pedas ini yang berasal dari santan dan cabai, dapat dicampur dengan bahan baku apa saja. Semisal, bahan baku hewani, yaitu ; daging sapi, ayam atau bebek, ikan laut, ikan tambak, termasuk telur ayam. Sementara sayurannya lebih banyak menggunakan kacang panjang, daun singkong, pakis, nangka, buncis, serta petai dan jengkol.Orang Minang dalam mengolah masakan, tidak pernah pelit dalam memasukkan bumbu dalam sebuah masakan. Mereka meracik masakan dengan bahan dan bumbunya kental dan terasa pekat. Berdasarkan unsur tradisionil suatu masakan sebagaimana yang diuraikan diatas, maka manfaat bawang merah dan bawang putih sebagai pembuat gurih masakan, adalah berbanding 2 : 1. Bahkan ada yang memberi perbandingan bumbu dan bahan baku dalam masakan minang adalah 3 : 8. Artinya takaran bumbu adalah 3 berbanding 8 dengan takaran bahan baku. Dengan perbandingan takaran ini, dapat dipastikan betapa gurihnya cita dan rasa masakan Minang. Gula hanya digunakan untuk membuat kue saja.

Mamak Rumah Menjadi Janang



Upacara adat di Minangkabau hanya dilaksanakan pada saat tertentu. Semua acara yang terlihat diatas memerlukan Ninik mamak /penghulu untuk melaksanakannya. Semua acara adat tersebut menggunakan Bajamba dalam prosesnya Makan bajamba berasal dari akar budaya Minangkabau yang secara turun temurun masih dilaksanakan hingga saat ini. Merupakan sebuah ritual budaya makan bersama yang diadakan dalam lingkup keluarga dekat, dalam hal ini adanya pertalian darah. Namun demikian, tidak jarang dilakukan dalam lingkup yang lebih luas, seperti persaudaraaan satu suku kendagti tidak ada hubungan darah. Kekeluargaan dan gotong royong sudah terasa pada tahap pertama dalam proses mempersiapkan makanan, karena memmasak dilakukan bersama- sama.

Thursday, April 23, 2015

Ehemmm : Batuk Kode Menaiki Rumah Gadang

Batuk merupakan satu penyakit yang disebabkan oleh perubahan cuaca atau debu. Namun batuk di Minangkabau mempunyai fungsi sebagai kode. Batuk kode ini bukan batuk yang sebenarnya atau batuk penyakit.  Rumah Gadang dianggap rumah suci. Oleh karena itu berlaku tata krama dalam berperilaku di Rumah Gadang. Bila ingin ke Rumah Gadang, setiap orang harus membasuh kakinya terlebih dahulu. Biasanya di bawah tangga disediakan sebuah batu ceper yang lebar yang disebut Batu Talapakan.