Tuesday, September 1, 2015

Tradisi Mengantar Jemaah Haji

Sungai Patai- Tidak lama lagi umat Islam akan melaksanakan hari Raya Idul Adha, hari raya Kurban bagi yang belum sanggup melaksanakan ibadah haji, dan disebut juga dengan hari raya Haji. Ibadah Haji merupakan rukun Islam yang kelima. Pelaksanaannya untuk orang yang beragama islam yang mampu. Walaupun demikian setiap orang bercita-cita untuk bisa menginjakkan kakinya di tanah yang diberkati Allah SWT.
Pelaksanaan ibadah haji adalah puncak dari perjalanan spiritual seorang muslim sehingga persiapannya tidak hanya materil, Fisik namun juga harus ada keikhlasan dari orang yang sekitar sehingga menjadi haji yang mabrur.
Calon Jemaah Haji dri Nagari Sungai Patai yg di Antarkan Yaitu ANAS JAMHUR bersama istrinya EVAYELDA Doc. Delpri Hendri (Feri Payobada)
Tradisi mengantarkan calon jamaah haji sudah ada sejak dahulu dan turun temurun. Dalam istilah masyarakat Sungai Patai adalah Ma’antaan sampai bateh. Ma’antaan sampai bateh yaitu mengantarkan calon jamaah haji sampai dibatas nagari.
Di Nagari Sungai Patai, sebelmum melaksanakan haji, calon jamaah haji diantar oleh masyarakat . Mengatarkan calon jamaah haji dari Sungai Patai memiliki makna yang paling dalam. Mengantarkannya tidak hanya sekedar beriringan sampai dibatas nagari tetapi mengantarkan penuh keikhlasan, saling bermaafkan dan lain sebagainya. 
Sebelumnya ada beberapa tahapan yang tidak baku namun selalu dilaksnakan oleh calon jamaah haji asal Sungai Patai. Pertama, Pada saat hari tertentu seperti hari Jum’at atau hari Raya idul fitri di tahun yang sama akan diumumkan bahwa ada masyarakat Sungai Patai yang naik haji. Baik melalui pengeras suara atau melalui protocol calon jamaah haji meminta maaf kepada masyarakat Sungai Patai.
Kedua, Pada saat hari keberangkat sebeum ke Embarkasi, Calon jamah haji mulai dari selesai Shalat Shubuh Calon jemaah Haji ini akan turun dari Mesjid setelah Shalat sunnah, lansung di sambut oleh masyarakat untuk bersalaman sambil bermaafan dan Ketiga, Calon Jamah haji diantarkan bersama-sama dan beriringan ke Batas Nagari dan sampai di batas Nagari di awali dengan Melafazkan Azan oleh Bilal, Do'a bersama dan Dilepas oleh Wali Nagari Sungai Patai.
Tradisi ini bukan hanya sekedar melepas jamaah haji tapi mengandung makna yang dalam. Sehingga tradisi ini selalu lasanakan masyarakat di Sungai Patai. Bagi masyarakat Sungai Patai, ibadah haji bukan  malu dengan orang lain karena dianggap sudah mampu atau mengejar gelar ”pak haji”. Atau menjadi bukti status sosial di masyarakat. Tidak karena itu, munanaikan haji hanya dilandasi oleh ketulusan dan keridhoan Allah swt semata sebagai wujud penghambaan kepada-Nya pada akhirnya Ma’antaan sampai bateh ini semata-mata menunjukan keikhlasan ibadah haji baik Calon Jamaaah Haji maupun masyarakat Sungai Patai.(spt/Feri/Man)

Wednesday, June 24, 2015

Sungai Patai Di kunjungi Safari Ramadhan Kecamatan Sungayang

Secara harfiah kata Safari dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) memiliki arti perjalanan atau petualangan jarak jauh dalam kegiatan ekspedisi, baik penelitian, penyelidikan dan wisata. Dari pemaknaan tersebut, maka safari yang harus dilakukan adalah menjangkau tempat-tempat yang terjauh sekalipun. Karenanya, safari Ramadhan dapat diartikan perjalanan jauh selama bulan Ramadhan.

Produk Undang-undang Sumbar

Pemerintahan sangat berperan penting sebagai pembangunan negara , dan peraturanpun merupakan wadah pembentuk sikap manusia ke arah yang lebih maju,baik dan bermartabat. ngsi undang-undang adalah sebagai pedoman hidup warga negara agar tidak menyimpang dari peraturan. Dan jika ada yg menyimpang ada sanksi yang diberikan berdasarkan UU.
Maria Farida Indrati Soeprapto dalam bukunya yang berjudul Ilmu Perundang-Undangan: Proses dan Teknik Pembentukannya, mengatakan bahwa ketentuan pidana merupakan ketentuan yang tidak mutlak ada dalam peraturan perundang-undangan, sehingga perumusan ketentuan pidana tersebut tergantung pada masing-masing peraturan perundang-undangan. Namun demikian, peraturan perundang-undangan yang dapat mencantumkan Ketentuan Pidana hanya Undang-Undang dan Peraturan Daerah (hal. 99). Kata “dapat” yang digunakan oleh Maria Farida tersebut mengindikasikan bahwa undang-undang tidak harus selalu ada ketentuan pidana di dalamnya.
Konstitusi harus ada, dgn tujuan :
1.        Membatasi kekuasaan penguasa agar tidak bertindak sewenang – wenang maksudnya tanpa membatasi kekuasaan penguasa, konstitusi tidak akan berjalan dengan baik dan bisa saja kekuasaan penguasa akan merajalela dan bisa merugikan rakyat banyak
2.       Melindungi Ham maksudnya setiap penguasa berhak menghormati HAM orang lain dan hak memperoleh perlindungan hukum dalam hal melaksanakan haknya.

3.       Pedoman penyelengaraan negara maksudnya tanpa adanya pedoman konstitusi negara kita tidak akan berdiri dengan kokoh.
S
Silakan Downlaod tentang peraduran perundangan di sini
produk perundangan/peraturan daerah

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa

Silakan Download di sini
UU No 6 Tahun 2014

Monday, June 22, 2015

Unik Masa Kecil

Setiap generasi tentu ada hal unik dan lucu jika dikenal sudah menginjak dewasa. Zaman kanak-kan merupakan cerminan kepolosan yang mungkin saat ini masih dapat di kenangan sebagai nostalgia baik untuk diri sendiri maupun dengan teman sejawat. Disini sedikit berbagi tentang keunikan masa kecil yang dianggap lucu setelah dewasa.

Sunday, June 21, 2015

Selamat Datang Di Sungai patai

sistim pemerintahan nagari yang terdiri dari 30 penghulu dan masuk dalam persekutuan adat (adat federate) dimana nagari ini berhulu yaitu persekutuan Sungai Tarab. batas – batas nagari menurut I.G.O ( Comitte dimentie) pada tahun 1914 semasa pemerintahan kolonial belanda dengan ditetapkan pada tanggal 17 Agustus 1945 dan diarsipkan oleh DT. NARO pada tanggal 2 JUNI 1952, dengan batas nagari : ka timur gunuang sago, kayu bapilin padang nan tigo, hinggo bukik sungkiang ba janjang ka Sungai Patai bapintiu ka ladang lawas. ka barat berbatasan dengan kewalian angari sumanik hinggo batu biliak guguak situnggang puncak nan duo. ke selatan kewalian tanjung sungayang hingga galanggang cigak paraku anjiang labuah sampik mahligai Dt. Gamuak kampuang ranah sungayang. ke utara kewalian si tumbuak hinggo lakuk tarok, bukit tigo sakumpa hinggo lakuk sikumbang.



Manyerakkan Piti Dalam Upacara Kematian Penghulu Di Sungai Patai

Jika pengangkatan penghulu di Minangkabau membutukan upacara, begitu juga halnya dengan kematiannya. Namun upacara kematian seorang penghulu sekarang ini tidak banyak lagi dilaksanakan. Pelaksanaan upacara kematian penghulu pada dasarnya sama halnya dengan menghormati jasa penghulu semasa hidupnya.